Dokumen Pembuatan Paspor

Cara Termudah Membuat dan Memperpanjang Paspor di 2021

Selama pandemi seperti dua tahun terakhir, perjalanan ke luar negeri sangat terbatas. Apalagi perjalanan yang bersifat turis dan liburan di alam. Banyak negara di dunia yang memberlakukan pembatasan perjalanan terkait hal semacam ini.

Namun tentunya tidak menutup kemungkinan sebagian dari Anda yang terpaksa pergi ke luar negeri. Namun bagaimana jika paspor Anda sudah kadaluwarsa dan perlu diperpanjang atau mungkin membuat paspor baru karena Anda sama sekali tidak memiliki paspor. Untuk itu yuk simak langsung cara membuat dan memperpanjang paspor yang paling mudah di bawah ini!

Baca juga: Apa itu Paspor Online?


Periksa masa berlaku paspor Anda

Di bawah peraturan baru Anda tidak dapat mengunjungi negara lain atau mengajukan visa jika paspor Anda memiliki masa berlaku 6 bulan atau kurang. Untuk amannya, sebaiknya perpanjang paspor Anda ketika masa berlaku paspor hanya tersisa selama 1 tahun.

Buat kamu yang mau ke luar negeri tapi belum terinspirasi, mau kemana. Sepulsa ingin memberikan tips, jika paspor sudah siap dan malas mengajukan visa, ada baiknya jika mengunjungi negara yang tidak memerlukan visa untuk paspor Indonesia.

Negara apa? Negara tetangga kita, negara ASEAN seperti Singapura, Malaysia. Biasanya Singapura dan Malaysia menjadi destinasi favorit orang Indonesia karena letaknya yang berdekatan namun memiliki suasana yang berbeda.

Bagi Anda yang baru pertama kali akan mengajukan paspor, perlu diketahui bahwa pembuatan paspor ini dilakukan di kantor imigrasi kota Anda.

Banyak orang, ketika ingin mengajukan paspor, dihadapkan pada antrian panjang. Tapi ada kabar baiknya, kamu bisa registrasi paspor online jadi tidak perlu antri lama. Antrian pendaftaran paspor on line memiliki antrean sendiri dan antreannya cenderung lebih pendek. Kami menyarankan agar Anda mengunjungi kantor imigrasi lebih awal agar bisa mendapatkan giliran lebih awal.

Oh iya, tahukah kamu kalau ada banyak jenis paspor tergantung dari tujuan kunjungannya. Jika kunjungan Anda bersifat pribadi atau non-pemerintah, Anda menggunakan paspor biasa.

Berbeda jika kunjungan Anda bersifat pemerintahan, Anda menggunakan paspor resmi yang dikeluarkan oleh Sekretariat Negara. Jika kunjungan bersifat diplomatik, maka paspor yang digunakan adalah paspor diplomatik yang diterbitkan oleh Kementerian Luar Negeri.


Persyaratan Dokumen untuk Pembuatan Paspor

Sebelum mengunjungi kantor imigrasi untuk membuat atau memperpanjang paspor, persiapkan sejumlah dokumen berikut untuk memperlancar proses pembuatan paspor. Apa yang dibutuhkan untuk mengurus pembuatan paspor? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca:  Mau ke Eropa? Kenali Persyaratan Visa Schengen Terlebih Dahulu!

Dokumen Pembuatan Paspor

1. Dokumen Pembuatan Paspor terdiri dari:

  • Dokumen otentik SEBUAHAkta kelahiran dan dokumen yang difotokopi. Jika Anda tidak memiliki akta kelahiran, Anda dapat membawa buku nikah dan ijazah SD, SMP, atau SMA asli beserta dokumen fotokopi.
  • Dokumen otentik Kartu Keluarga (KK) dan fotokopi.
  • Aplikasi Paspor / Formulir Aplikasi yang akan Anda dapatkan di kantor Imigrasi.
  • Materai Rp 6.000 sebanyak dua buah.
  • Buku nikah dan paspor, jika Anda memiliki anak yang ingin bepergian.

Pastikan semua dokumen di atas ada di check list Anda, oke.

2. Prosedur Pengajuan Paspor

Prosedur pengajuan paspor cukup mudah diikuti. Bawalah dokumen lengkap dan kunjungi kantor imigrasi di kota Anda. Sebaiknya berkunjung pagi-pagi sekali agar bisa mendapatkan antrian lebih awal. Jangan lupa berpakaian rapi dan sopan.

  • Antrian di baris registrasi yang Anda lakukan. Jika Anda mendaftar offline lalu Anda mengantri di baris registrasi offline. Tetapi jika Anda mendaftar on line, antri di baris pendaftaran on line.
  • Petugas akan mengecek kelengkapan dokumen Anda. Jika semua dokumen Anda lengkap, Anda akan mendapatkan formulir aplikasi paspor dan nomor antrian.
  • Sambil menunggu giliran, Anda mengisi formulir sesuai dokumen Anda.
  • Saat giliran Anda dipanggil, Anda akan menyerahkan semua dokumen kepada petugas dan petugas akan mewawancarai Anda tentang kebutuhan Anda di luar negeri. Selanjutnya Anda akan difoto untuk mendapatkan paspor.
  • Jika Anda mengajukan paspor biasa, Anda akan dikenakan biaya sekitar Rp 350.000. Sedangkan untuk paspor elektronik harganya sekitar Rp 650.000. Ada juga layanan akselerasi paspor (selesai di hari yang sama) dengan biaya Rp1.000.000 (belum termasuk biaya pembuatan paspor).
  • Pembayaran pengajuan paspor dapat dilakukan di BNI, BCA dan bank lain.
  • Anda dapat mengambil paspor Anda di kantor Imigrasi setelah 3 hari kerja mulai pukul 10.00-10.30.

Nah, begitulah cara membuat atau memperpanjang paspor untuk kamu yang ingin jalan-jalan ke luar negeri. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda, ya!

Postingan Cara Membuat dan Memperpanjang Paspor Termudah 2021 muncul pertama kali di Sepulsa.